JURNAL PENELITIAN ASMA BRONKIAL PDF

Akilabar Non-pharmacological therapies can be used as a supplementary or complementary pharmacological therapy, one of which is progressive muscle relaxation. This study used a pre-experimental method which was carried out from to Studi eksperimental profil farmakokinetik disertasi. Baba K, Yamaguchi E. Allergy Asthma and Immunology Research.

Author:Tejinn Kesida
Country:Montenegro
Language:English (Spanish)
Genre:Automotive
Published (Last):14 March 2014
Pages:50
PDF File Size:10.86 Mb
ePub File Size:17.68 Mb
ISBN:369-5-71302-345-2
Downloads:77357
Price:Free* [*Free Regsitration Required]
Uploader:Tegul



Tingkat pengobatan ringan dilakukan karena kondisi asma yang dialami penderitanya masih dalam tahap asma ringan sehingga tidak dilakukan pengobatan yang berat ataupun sedang. Hasil tersebutsesuai dengan pendapat John Mills , yang mengatakan serangan asma brochiale ringan dilakukan anamnesis dan pemeriksaan fisik. Kemudian lakukan pemeriksaan sinar-X toraks, penentuan gas darah arteri, atau tes fungsi paru dan pemeriksaan-pemeriksaan lainnya. Pengobatan diberikan simpatomimetik inhalasi lebih disukai atau parenteral.

Dikombinasikan dengan pemberian cairan per oral dan mungkin aminofilin per oral. Dislokasi bila dalam beberapa jam segala-galanya berkurang, berikan teofilin dan simpatomimetik per oral dan pasien boleh berobat jalan kontrol hari kemudian.

Bila sedikit atau tidak ada perbaikan, diperlakukan sebagai serangan sedang. Menurut Gary pengobatan jangka panjang terdiri dari: inhalasi kortikosteroid mikrogram, kromoglikat, nedocromil atau teofilin lepas lambat. Dan jika diperlukan, dosis kortikosteroid inhalasi dapat ditingkatkan sampai mikrogram atau digabung dengan bronkodilator kerja lama khususnya untuk gejala malam , dapat juga diberikan agonis b2 kerja lama inhalasi atau oral atau teofilin lepas lambat.

Sedangkan untuk menghilangkan gejala digunakan: agonis b2 inhalasi bila perlu tapi tidak melebihi kali per hari dan obat pencegah setiap hari.

Kondisi tersebut dilakukan karena asma bronchiale yang dialami penderitanya sudah memasuki pada tingkat sedang sehingga dilakukan tingkat pengobatan sedang pada pasien tersebut. Asma bronchiale sedang ditandai gejala setiap hari, serangan mengganggu aktivitas atau tidur, membutuhkan bronkodilator dan gejala malam 1x seminggu.

Pemeriksaan laboratorium meliputi pemeriksaan gas darah arteri dan pemeriksaan fungsi paru, melakukan rongent dan melakukan pemeriksaan sputum. Ruangan yang digunakan untuk perawatan asma delengkapi oksigen tabung.

Hasil tersebut sesuai dengan teori John Mills , yang mengatakan tingkat pengobatan asma bronchiale serangan sedang tidak ada bedanya dengan pada serangan ringan, penting untuk dilakukan penentuan gas darah arteri.

Tes fungsi paru, sinar-X toraks, pemeriksaan spuntum dan pemeriksaan-pemeriksaan lainnya, sering kali sangat berguna. Pertimbangan atropin inhalasi seperti diatas; 5 Kartikosteroid bila pasien sedang atau pernah mendapat glukokortikoid intravena metilprednisolon mg, hidrokortison mg dan 6 Dalam menit kemudian, lakukan penilaian ulang gas darah dan kedaan kliniknya dan diulang lagi dalam jam dan disposisi pasien yang dalam jam belum membaik harus dirawat kerumah sakit.

Menurut Gary , pengobatan jangka panjang terdiri dari: inhalasi kortikosteroid mikrogram, bronkodilator kerja lama, khususnya untuk gejala malam: inhalasi atau oral agonis beta 2 atau teofilin lepas lambat. Sedangkan obat yang digunakan untuk menghilangkan gejala, terdiri dari: agonis b2 inhalasi bila perlu tapi tidak melebihi kali per hari dan obat pencegah setiap hari.

Pengobatan berat dilakukan karena pasien asma bronchiale yang berobat sudah memasuki fase berat sehingga dilakukan pengobatan tingkat berat. Asma berat ditandai dengan dengan gelaja terus menerus terjadi, sering kambuh, aktivitas fisik terbatas dan gejala malam sering. Hasil tersebut sesuai dengan teori John Mills , yang mengatakan serangan hebat dan membahayakan serta status asmatikus dievaluasi seperti serangan ringan dan sedang.

Tingkat pengobatan asma bronchiale berat yaitu; 1 Dilakukan seperti pada pengobatan sedang, kecuali glukokortikoid yang harus diberikan intravena. Pertimbangkan pemakaian atropin. Catatan: epinefrin dalam minyak Sus-Phrine diabsorbsi tidak menentu, sehingga jangan diberikan pada pasien yang menderita sakit akut; 3 Dalam menit sesudah pemberian pengobatan awal, harus dilakukan penilaian kembali keadaan gas darah arteri, sehingga dapat diketahui keadaan memburuk atau tidak; 4 Keadaan pasien harus sering dinilai, tentang kemungkinan terjadinya payah respirasi yang memerlukan bantuan respirasi yang memerlukan bantuan ventilasi.

Menurut Gary , Pengobatan jangka panjang terdiri dari: inhalasi kortikosteroid migrogram atau lebih; bronkodilator kerja lama inhalasi agonis beta 2 kerja lama, teofilin lepas lambat, dan atau agonis b2 kerja lama tablet atau sirup; kortikosteroid kerja lama tablet atau sirup.

Sedangkan, obat yang digunakan untuk menghilangkan gejala, agonis b2 inhalasi bila perlu dan obat pencegah setiap hari. Bagan Penatalaksanaan asma bronchiale dengan adanya bagan penatalaksanaan, akan mempercepat melakukan penilaian tentang pengobatan yang diberikan dengan respon pasien. Disposisi setiap pasien asma berat harus dirawat di rumah sakit.

Pasien yang sebelumnya belum mendapatkan pengobatan atau penyebab bronkospasme yang sembuh sendiri, seperti inhalasi antigen yang provokatif , jarang mendapat serangan asma berat dan dalam beberapa jam setelah pengobatan akan kembali normal. Pasien seperti ini boleh dipulangkan dari unit gawat darurat. Akan tetapi, perlu diingat bahwa penderita asma jarang kembali normal dengan cepat setelah serangan akut. Oleh karena itu, pada penatalaksanaan pasien yang berobat jalan, perlu dilakukan pemeriksaan ulang John Mills, Asma merupakan penyakit yang membutuhkan terapi jangka panjang sehingga perlu dilakukan monitoring terhadap perkembangannya secara terus-menerus untuk melihat apakah obat yang diberikan cocok atau tidak.

Ada kalanya asma tidak cukup diatasi hanya dengan satu macam obat saja, sehingga perlu penambahan obat kombinasi obat. Maka dari itu, pengetahuan akan salah satu jenis obat saja tidak cukup karena masih banyak obat selain salbutamol yang tentu saja memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing Gary, Tujuan pengobatannya untuk mengatasi penyempitan jalan napas, mengatasi sembab selaput lendir jalan napas, dan mengatasi produksi dahak yang berlebihan. Salbutamol adalah obat beta-adrenergik beta agonist yang mempunyai aktivitas selektif terhadap reseptor otot bronkial, dan dalam dosis terapi, salbutamol mempunyai efek minimal atau tidak berefek terhadap reseptor otot jantung.

Ventolin tablet dan ventolin sirup diindikasikan untuk mengurangi gejala bronkospasme yang disebabkan oleh asma, bronkitis kronik, dan emfisema. Ventolin sirup adalah terapi oral yang sesuai bagi anak dan dewasa yang lebih menyukai obat sirup. Karena efeknya yang selektif terhadap bronkus, dan efeknya yang minimal pada sistem kardiovaskular, Ventolin oral adalah pilihan yang sesuai untuk mengobati bronkospasme pada pasien yang juga menderita penyakit jantung dan hipertensi Gary, Kontraindikasi ventolin oral dan obat golongan penghambat beta beta-blockers , seperti propanolol, sebaiknya tidak digunakan bersama-sama.

Ventolin dikontraindikasikan pada penderita yang hipersensitif atau alergi terhadap komponen obat. Efek samping ventolin oral dapat menyebabkan tremor halus, biasanya tremor pada tangan lebih jelas kelihatan. Efek samping tersebut berkaitan dengan besarnya dosis yang diberikan, dan merupakan efek yang umum pada obat beta adrenergik lainnya Sakit kepala pernah dilaporkan, meskipun jarang, pada penderita yang sensitif terhadap beta adrenergik, dapat terjadi vasodilatasi perifer dan peningkatan denyut jantung dan Meskipun jarang, dapat terjadi reaksi hipersensitivitas seperti angioedema, urtikaria, bronkospasme, hipotensi, dan syok Gary, Obat golongan inhalasi disebut obat adrenergik karena efek yang ditimbulkannya mirip perangsangan saraf adrenergik, atau mirip efek neurotransmitor norepinefrin dan epinefrin dari susunan saraf simpatis.

Dapat dijadikan bahan STIKES Tri Mandiri Sakti Bengkulu khususnya Jurusan Keperawatan dapat mempelajari dan memahami hasil penelitian ini supaya dapat mengaplikasikan hasil penelitian ini dalam praktek keperawatan dan memberikan informasi pada masyarakat yang membutuhkan. Bagi Peneliti Lain. Agar dapat mengembangkan penelitian ini untuk masa yang akan datang dengan faktor tingkat pengobatan lain yang lebih dominan yang dapat menyebabkan asma bronchiale diantaranya faktor makanan, lingkungan kongenital.

Diposting oleh.

CASIOPEA ASAYAKE PDF

JURNAL PENELITIAN ASMA BRONKIAL PDF

Pada jurnal penelitian yang satu ini metode penelitian menjadi bagian utama yang dibahas olehnya. Pada dasarnya metode penelitian itu sendiri… Oleh admin Diposting pada 17 Agustus …Kumpulan Artikel Jurnal Pertanian PDF Saat kita ada di tingkat akhir sebuah jurusan di universitas, kita pasti diminta untuk mengumpulkan bahan yang nantinya bisa digunakan sebagai bahan penelitian dan… Oleh admin Diposting pada 18 Agustus …Penjelasan singkat dari jurnal tentang metodologi penelitian Jurnal tentang metodologi sudah pasti berisi penjelasan dari metodologi itu sendiri. Pada dasarnya metodologi penelitian dikenal sebagai cara yang digunakan untuk mengetahui… Oleh admin Diposting pada 13 Agustus …Kumpulan Jurnal Manajemen Keuangan Gratis Penelitian itu tidak bisa dilakukan dengan asal-asalan. Oleh admin Diposting pada 13 Agustus …Kumpulan Contoh Jurnal Penelitian Internasional Gratis Jika Anda merupakan seorang mahasiswa tingkat akhir dan semacamnya, tentu kegiatan download jurnal penelitian internasional akan sangat membantu Anda dalam menyediakan sejumlah data… Oleh admin Diposting pada 19 Agustus …Jurnal Penelitian Pemasaran PDF Contoh jurnal penelitian pemasaran pdf sangat penting untuk mahasiswa ekonomi. Dengan memiliki contoh tersebut, Anda bisa membukanya kapan saja dan mempelajarinya. Silakan download pada link… Oleh admin Diposting pada 15 Agustus …hendak membuat penelitian dibidang hayati. Bagi Anda yang sedang membutuhkan jurnal biologi, kumpulan jurnal biologi pdf bisa menjadi pilihan yang tepat.

FVS318G MANUAL PDF

"jurnal penelitian asma bronkial"

Berikut beberapa faktor yang dapat meningkatkan risiko terkena asma bronkial: Riwayat keluarga yang memiliki asma bronkial. Terpapar asap kimia atau polusi dan iritasi akibat semprotan rambut atau parfum. Terpapar asap rokok, baik perokok aktif maupun perokok pasif. Peka terhadap reaksi alergi seperti dermatitis atopik atau demam. Gaya hidup yang membuat kelebihan berat badan obesitas. Baca Juga: Asma: Penyebab, Gejala, Diagnosis, dan Pengobatan Diagnosis Asma Bronkial Gejala asma tidak selalu terjadi selama rajin memeriksakan diri ke dokter, karena penting untuk mengonsultasikan tanda dan gejala asma yang dialami kepada dokter. Gejala mungkin dapat muncul saat berolahraga, pilek, atau setelah terpapar asap.

ESTAMPAGEM PROFUNDA PDF

Asma Bronkial: Gejala, Penyebab, Pengobatan, dan Pencegahan

Dorg Scottish Intercollegiate Guidelines Network. Penelitian ini merupakan penelitian randomized clinical trial. Analisis adverse drug reactions pada pasien asma di suatu rumah sakit, Surabaya. Br J Clin Pharmac. Salah satu sel yang diketahui berperan besar dalam patogenesis asma adalah eosinofil.

EMT COMPLETE A BASIC WORKTEXT PDF

"jurnal keperawatan asma bronkial"

Tingkat pengobatan ringan dilakukan karena kondisi asma yang dialami penderitanya masih dalam tahap asma ringan sehingga tidak dilakukan pengobatan yang berat ataupun sedang. Hasil tersebutsesuai dengan pendapat John Mills , yang mengatakan serangan asma brochiale ringan dilakukan anamnesis dan pemeriksaan fisik. Kemudian lakukan pemeriksaan sinar-X toraks, penentuan gas darah arteri, atau tes fungsi paru dan pemeriksaan-pemeriksaan lainnya. Pengobatan diberikan simpatomimetik inhalasi lebih disukai atau parenteral.

Related Articles